Minggu, 29 Maret 2020

Diujung jalan kenangan

28 Desember 2019

Bogor kembali menciptakan kenangan dalam genangan.
Bandung yang semula ku pikir akan istimewa pada hari itu, berganti.
Bogorku sanggup mengisinya dengan sangat manis.
Memang Bukan yang terbaik, tapi dengan segala keterbatasannya berusaha melakukan yang terbaik.
Memang Bukan yang terindah, tapi selalu sanggup menciptakan keindahan melalui hal sederhana.
Semoga Bogorku selalu bersinar, dimanapun dia berpijak.
Selalu dilingkupi kebaikan, dimanapun dia menetap.
Dan semoga saja Angin damai mampu menelusup relung kalbu tiap jiwa.
Semoga selalu dalam Jalan dan koridorNya.


Cahaya Mata,
30 Maret 2020

Rabu, 15 Januari 2020

Membersamai

Perjalanan menuju membersamai, memang tidak selalu mudah.
Namun, bukan juga alasan untuk menghentikan langkah.
Aku yang menantikan, dan Dirinya yang mendambakan.

Istikharah ini kembali aku ikhtiarkan.
Sebagai langkah awal dan akhir dalam setiap pengambilan keputusan.
Semoga Allah selalu meridhoi.
Jikapun hasilnya nanti tidak sesuai yang diharapkan.
Semoga Allah senantiasa memberikan keikhlasan hati untuk menerima Takdir Terbaik KetetapanNya.
Aamiin

Minggu, 15 Desember 2019

Bersuara

Jika Bersuara adalah yang terbaik, tentu Kejujuran adalah yang terindah.

Mungkin memang sudah waktunya untuk tidak terus bungkam.
Karena akupun ingin hatiku didengar.
Karena akupun ingin harapku diwujudkan.

Atas segala yang telah terjadi, aku berusaha untuk melupakan dan mengikhlaskannya.
Namun mengapa lagi-lagi kenyataan selalu mempertemukan kembali dengan cara-cara yang menyebalkan?

Senin, 04 November 2019

Kemantapan Hati

Bismillahirrahmanirrohiim....
Segala Puji bagi Allah dengan segala ketetapan terbaikNya.
Melalui tulisan ini, aku ingin mencoba menuturkan semuanya.
Tentang Hati, Senja, Pelangi, dan Sebuah ikatan Ukhuwah.
Aku bersyukur atas segala sesuatunya.
Atas semua Airmata yang pernah lahir dimasa kemarin.
Atas semua Tangis yang mencipta gerimis pada malamku.
Lelaki yang baik untuk Wanita yang baik.
Itu JanjiMu.
Dan Terima kasih telah memberi ku banyak kesempatan untuk berbenah diri.
Memperbaiki diri, Memperbaiki Hati, Memperbaiki Niat dan Semoga pun bisa memperbaiki jodohku nantinya.
Semua petunjuk IstikharahMu tak henti buatku banyak bersyukur hingga hari ini.
Adapun serpihan masa lalu yang belum selesai,
Semoga suatu saat, semuanya akan meluruh dengan sendirinya.
Semoga semua tanda tanya besar mereka terjawab tanpa jawaban sekalipun.
Allah, aku berazzam untuk menikah di Bulan Syawal tahun depan.
Bismillah,
Semoga CahayaMu senantiasa tak jemu menuntun Langkah Kaki juga Hati.
Menguatkan dan Memantapkan setiap keputusan yang akan diambil nanti.
Melembutkan kerasnya Hati atas segala Ketetapan Terbaik menurut VersiMu.
Aamiin.....

Senin, 28 Oktober 2019

Kenangan Terindah

Empat tahun berlalu, sejak aku mau tak mau harus meninggalkan mereka.
Menutup semua kenangan dan segala kebersamaan.
1 July 2014, semua kisah indah ini dimulai.
Jalinan ini tidak bisa digantikan oleh apapun.
Aku bersyukur berkesempatan untuk membersamai, meski hanya sebentar.
Disini, semua kisah sakit itu dimulai.
Beriringan dengan terbitnya kisah baru yang bersedia membersamai, dalam segala keterpurukan.
Aku tau, seharusnya dulu aku bahagia saat beberapa orang menawarkan genggaman itu.
Genggaman yang setidaknya mampu mengobati sedikit saja hati yang terluka.
Namun rupanya rasa sakit enggan menemuinya.
Aku berterima kasih, karena kalian adalah kenangan terindah.
Yang tak mampu terkatakan langsung olehku.
Kalian adalah Oktober terbaik, dari setiap momen Oktober yang ku punya.
Maka, izinkan aku merinduinya sekali lagi.
Selama-lamanya....

Minggu, 27 Oktober 2019

Konfirmasi Rasa

Suatu hari nanti, mungkin perlu bagiku untuk mengkonfirmasikan semua yang terjadi selama ini.
Suatu hari nanti, mungkin perlu bagiku untuk menjelaskan semuanya kepada mereka.
Ternyata keterdiaman lebih menciptakan banyak kesalahpahaman.
Aku sudah berusaha keras mengubur semua kisah tentangnya.
Namun kenyataan lagi-lagi membawa ku pada ingatan di masa lalu.
Kenangan yang sudah seharusnya busuk dan melenyap.



Lukaku memerih kini.
Mengiris sebagian hati.
Menyisakan penyesalan.
disepanjang sejarah waktu.
Namun harus ku kejar matahari.
Meninggalkan segala rasa sakit.
Agar tak terpuruk nanti.

Kamis, 03 Oktober 2019

Senja Kedua

Takdir lagi lagi mempertemukan dengan sosok seperti senja.
aku tertegun dengan segala.
Aku tau, tak pantas menyimpan semuanya seperti ini.
Namun hati tak juga mampu menangkisnya.
Allah, mungkinkah hatiku perlahan mencintainya?

Rabu, 11 September 2019

Jodoh Yang Lebih Baik

Semua tanya itu kini terjawab satu persatu.
Semua ragupun mulai menyata, waktu ke waktu.
Aku yang berusaha keras mengikhlaskannya.
Aku yang meragukan semua petunjuk mimpi hasil istikhrah.
Kini, berjuta syukur aku haturkan.
Untuk semua petunjuk terbaikMu.
Kemarin, hari ini, dan seterusnya.
CaraMu selalu membuatku takjub tak terdefinisi.
Cinta dan kasih sayangMu, selalu mampu memelukku penuh hangat.
Allah, jika dia bukan yang terbaik.
Labuhkan segala cintaku karenaMu, hanya pada dia yang Mencintaiku karenaMu.
Sandarkan selalu pengharapan dan tujuanku, hanya karenaMu.
Jatuh cintakanlah aku, pada seseorang yang memang terbaik menurut pilihanMu.
Amiin.

Cahaya Mata
Citeureup, 12 September 2019

Rabu, 28 Agustus 2019

Mungkin

Mungkin pada akhirnya, aku sendiri yang mempertanyakan akan semua keyakinanku.
Keyakinan yang pada akhirnya tidak aku yakini sendiri.
Keyakinan yang pada akhirnya membuatku banyak mematung diri.


Seseorang yang baik hanya untuk yang baik.
Lantas bagaimana jika semua kebaikan itu pada akhirnya tidak aku yakini?

Semua tentang Senja memang sudah berakhir, lama.
Aku telah memutuskan untuk melukis pelangi dilangit hatiNya.

Namun bagaimanakah jika hatiku sendiri sering rapuh dan jatuh?

Cahaya Mata,
Citeureup, 28 Agustus 2019

Minggu, 25 Agustus 2019

Tumbuh Dalam Hati

Aku ingin mencintaimu dengan cara dan jalan yang benar.
Aku ingin mengenalmu dengan cara yang sesuai syariah Islam.
Hingga akhirnya keyakinan itu tumbuh dalam hati.
Suci, tulus, dan abadi.
Karena Allah.

Cahaya Mata,
26 Agustus 2019