Kamis, 01 Mei 2025

Moshimo Mata Itsuka

 Jika cinta itu sudah berusaha aku ketuk dengan Doa, tapi Dia tidak juga membukanya.

Maka itu hak si pemilik hati dan sang pemilik takdir.

Aku bisa apa?


diantara semua bagian perjalanan, 

pertemuan denganmu adalah bagian terindah sekaligus penutup segala kesedihan.

meski berujung sama dengan kisah yang sebelumnya, 

tapi untuk kali ini, aku menjadi semakin memahami makna ikhlas dan ridha atas segala perencanaan terbaik Allah.

hadiah terbaik dari Allah untuk kehilangan kali ini begitu istimewa.

Mekkah & Madinah.

2 tempat yang semula ingin aku kunjungi setelah menikah. bersama suami, bertamu kerumahNya.


diantara semua bagian perjalanan.

kali ini, aku paham bahwa segala hal bisa kita rencanakan.

namun semua sudah Allah takdirkan.

dan itu adalah yang terbaik.


terima kasih ya, untuk semua pertemuan terbaik.

terima kasih ya, untuk tetap menjadi orang yang baik.


Allah, segala perencanaan terbaik sudah tertulis.

Namun takdir dariMu pun sudah terukir, sangat manis.

Allah, segala pertimbangan terbaik tertepis.

Rahasia Takdir terbaikMu, masih tertatih aku rangkai dan lukis.

atas segala yang masih disimpan rapi, Menyala lah.

Aku merindukan dekapan kasih sayangMu, selalu.


Rabu, 26 Juni 2024

SAL

 Citeureup, 24 Juni 2024


Hai sang petualang, tepat sudah 2 bulan berlalu.

sejak segalanya telah tertulis dan menjadi masing masing.

segalanya pun telah ku ikhlaskan, sebagaimana daun yang jatuh.

untuk kemudian kembali tumbuh tunas baru pada taman terindah.

Jika suatu hari nanti kembali dipertemukan, akankah kita menjadi lebih baik dari sebelumnya?


Hai sang petualang,

Semoga segala ketentuan bisa membuat kita bertambah dewasa dalam memaknai dan menjalani setiap takdirNya dengan kecintaan terbaik.

Semoga setiap keikhlasan berbuah ranum dan manis.

Semoga selalu disemogakan dalam setiap langkah juga perjuangan dijalan Allah.


Minggu, 09 Juni 2024

Pilihan Allah

Baru sebentar saja, kau bergegas meninggalkanku.

Rasa rindu padamu, kini bersarang dibenak ku.

cinta itu anugrah yang tak mungkin mudah ku melepaskannya.

walau seribu rintangan, tak gentar ku untuk menjalani semua denganmu.

Dengarkanlah aku yang setia dihatimu.

kehadiranmu sungguh berharga bagiku.

maka jangan terlalu lama engkau jauh.

jauh dipandangan mataku.

semua rasa curigaku terhadapmu, semata karena ku takut kehilangan mu.

maka jangan coba kau berpaling dariku, berpaling mengkhianatiku.



dari semua cerita yang telah terjadi, kita kembali menjalani takdir terbaik masing-masing.

meskipun harus kembali dan memulai semua dari awal.

meski berkali kali harus kembali pada takdir yang sama dengan cerita yang berbeda.

Allah, aku ikhlas dengan semua yang sudah terjadi.

tapi kali ini, aku mohon untuk yang terakhir.

jangan Uji aku lagi dengan sebuah perasaan yang tidak pernah sampai pada satu irama.

jangan uji aku lagi dengan takdir yang membuat aku semakin yakin bahwa Kau sesayang itu padaku.

Kau memang telah menjawab doaku, 

disaat bersamaan aku merasakan kasih sayangMu juga sedihnya sebuah kehilangan.

tidak ada cinta yang lebih besar selain MencintaiMu.

tidak ada kasih sayang yang lebih hangat selain kasih sayangMu.

takdirMu membuatku semakin yakin bahwa yang terbaik adalah pilihanMu.

bukan pilihan ku, bukan pilihan orang tua ku, bukan juga pilihan guru ngajiku.

aku memang menyayanginya, tapi Engkau lebih sayang kepada kami dan ingin kami belajar mencintaiMu lebih dari sebelumnya.

aku memang mengaguminya, tapi Engkau lebih tau semua hal yang tidak aku ketahui.

kasih sayangMu tidak tergantikan.

meski saat ini, aku masih tertatih untuk memeluk semua kasih sayangMu dengan penerimaan terbaikku.

Allah, jika memang dia yang terbaik.

biar Engkau saja yang memilihkan nya untukku.

karena pilihanMu adalah yang terbaik dari pilihan siapapun.



Citeureup, 10 Juni 2024

-Cahaya Mata-


Kamis, 01 Oktober 2020

Andai

 Andai engkau tau, tentang perasaan.

Yang membuatku semakin tersiksa.

Takkan pernah terhenti segala asa yang tersirat.

Tuk menjadikanmu Cahaya hidupku.


Mencintaimu dalam diamku.

Mengharapkanmu disemua mimpiku.


Kini yang ku rasa, semua telah sirna.

Ku telah mencoba menjadikan nyata.


Tapi ku tlah sadar,

Kau hanya membenci.

Tak pernah mencinta.

Membuatku terluka.


Ku kan langkahkan kaki, menjauh darimu.

Jika itu yang terbaik.


Mencintaimu dalam diamku.

Mengharapkanmu disemua mimpiku.


Mendoakanmu disetiap langkahku.

ku serahkan semua pada yang kuasa.


Andai -  Dwike Nuraini

Selasa, 04 Agustus 2020

Bila Tak Berjodoh

Bila tak berjodoh, maka biarlah semua berlalu.
Seperti rintik yang jatuh dan terbenam.
Seperti matahari yang berganti bulan.
Seperti siang yang berganti malam.

Berlalu.

Berganti.

Mengisi.

Menjejaki tapak baru.

Mengukir Ikhlas.

Merajut Harapan baru.

Bila tak berjodoh,
Maka mungkin itu sudah titahNya.
Maka mungkin itu sudah ketetapanNya.

Jika dua tatap tak bisa mencipta hangat.
Jika dua dekap tak bisa menjalin akad.

Maka, Mungkin dengan mengikhlaskan kita akan menemui jalan lain.
Jalan Cinta yang di RidhoiNya.

Cahaya Mata, 5 Agustus 2020

Rabu, 15 Juli 2020

Untuk Kali Ini Saja

Untuk kali ini saja,
Izinkan hatiku bicara.
Izinkan mataku berkata jujur.
Bahwa aku tidak ingin melihatnya menangis.

Untuk kali ini saja,
Izinkan kebenaran hadir.
Melenyapkan segala Api prasangka, merajut kembali ikatan yang hampir terlepas.

Untuk kali ini saja,
Izinkan doaku diaminkan lebih cepat.
Menghapus segala duka dan air mata.

Untuk kali ini saja,
Izinkan aku,
Melihatnya kembali tersenyum, meski harus kehilangan selama-lamanya.

Cahaya Mata
16 July 2020

Isyarat Langit

Embun ini kian menggigil.
Membekukan sekeliling, mencipta dingin.


Hari itu, adalah pertemuan pertama kita.
Mencipta cair dan hangat yang belum pernah ku rasa sebelumnya.
Angin mengisyaratkan matari tuk bersinar lebih teduh.
Meniadakan terik sebagaimana biasa.
Ku pikir, pertemuan itu mencipta abadi.

Namun, api melenyapkan segala.
Mencipta asap prasangka, mengabutkan setiap pertemuan.

Pada pertemuan terakhir kita,
Mataku menatap lebih lama,
Menujumu.

Ada Duka dan tangis yang hampir menetes.
Entah Isyarat apa yang ingin Langit katakan.

Namun mata ini ingin sekali bicara, dan menatapmu lebih lama dari sebelumnya.


Cahaya Mata
16 July 2020
Teruntuk yang sedang diberi Allah banyak Ujian.

Senin, 25 Mei 2020

Semoga Disemogakan

Semoga suatu hari nanti, Allah berkenan membuka semua kebenarannya.
menghapus semua fitnah dan prasangka.
menunjukkan semua kebenaran dan memaafkan kekeliruan.

Semoga Allah melembutkan hati orang-orang yang bertikai.
Untuk kemudian menyatukan kembali sebuah ikatan ukhuwah.

Semoga segala yang disemogakan, selalu tersemogakan dalam kesemogaan terbaikNya.
Semoga selalu dalam koridor dan ketetapanNya.

Semoga saja

Cahaya Mata,
26 Mei 2020

Waktu Terbaik

Jika saat ini belum waktunya,
Mungkin suatu hari akan terasa lebih indah.

Jika yang diharapkan tak sama dengan harapanNya.
Mungkin berharap utuh padaNya adalah langkah terbaik.

Jika yang dirindukan tak bisa lagi dipertemukan.
Mungkin perpisahan adalah akhir dari segala pertemuan baik hari lalu.

Jika yang dicintai tak bisa berlabuh dalam sebuah ikatan,
Mungkin Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik, atas segala pertimbanganNya.

Jika waktu terbaik itu belum juga kunjung diperkenankan.
Mungkin kesabaran dan keikhlasan adalah pilihan terbaik untuk sampai pada seseorang pilihan.

Jika aku dan dirinya belum juga diberi jalan,
Mungkin waktu terbaikNya lah yang akan menjawab semua rahasia hati.

Akankah sampai pada Pelaminan atau hanya cukup sebagai teman.


Allah, jadikan setiap harap agar tak berlebihan.
Agar setiap rasa selalu dalam kadarnya.
dan agar setiap cinta tetap terbingkai dalam niatnya.


Cahaya Mata,
26 Mei 2020

Minggu, 29 Maret 2020

Diujung jalan kenangan

28 Desember 2019

Bogor kembali menciptakan kenangan dalam genangan.
Bandung yang semula ku pikir akan istimewa pada hari itu, berganti.
Bogorku sanggup mengisinya dengan sangat manis.
Memang Bukan yang terbaik, tapi dengan segala keterbatasannya berusaha melakukan yang terbaik.
Memang Bukan yang terindah, tapi selalu sanggup menciptakan keindahan melalui hal sederhana.
Semoga Bogorku selalu bersinar, dimanapun dia berpijak.
Selalu dilingkupi kebaikan, dimanapun dia menetap.
Dan semoga saja Angin damai mampu menelusup relung kalbu tiap jiwa.
Semoga selalu dalam Jalan dan koridorNya.


Cahaya Mata,
30 Maret 2020

Rabu, 15 Januari 2020

Membersamai

Perjalanan menuju membersamai, memang tidak selalu mudah.
Namun, bukan juga alasan untuk menghentikan langkah.
Aku yang menantikan, dan Dirinya yang mendambakan.

Istikharah ini kembali aku ikhtiarkan.
Sebagai langkah awal dan akhir dalam setiap pengambilan keputusan.
Semoga Allah selalu meridhoi.
Jikapun hasilnya nanti tidak sesuai yang diharapkan.
Semoga Allah senantiasa memberikan keikhlasan hati untuk menerima Takdir Terbaik KetetapanNya.
Aamiin

Minggu, 15 Desember 2019

Bersuara

Jika Bersuara adalah yang terbaik, tentu Kejujuran adalah yang terindah.

Mungkin memang sudah waktunya untuk tidak terus bungkam.
Karena akupun ingin hatiku didengar.
Karena akupun ingin harapku diwujudkan.

Atas segala yang telah terjadi, aku berusaha untuk melupakan dan mengikhlaskannya.
Namun mengapa lagi-lagi kenyataan selalu mempertemukan kembali dengan cara-cara yang menyebalkan?

Senin, 04 November 2019

Kemantapan Hati

Bismillahirrahmanirrohiim....
Segala Puji bagi Allah dengan segala ketetapan terbaikNya.
Melalui tulisan ini, aku ingin mencoba menuturkan semuanya.
Tentang Hati, Senja, Pelangi, dan Sebuah ikatan Ukhuwah.
Aku bersyukur atas segala sesuatunya.
Atas semua Airmata yang pernah lahir dimasa kemarin.
Atas semua Tangis yang mencipta gerimis pada malamku.
Lelaki yang baik untuk Wanita yang baik.
Itu JanjiMu.
Dan Terima kasih telah memberi ku banyak kesempatan untuk berbenah diri.
Memperbaiki diri, Memperbaiki Hati, Memperbaiki Niat dan Semoga pun bisa memperbaiki jodohku nantinya.
Semua petunjuk IstikharahMu tak henti buatku banyak bersyukur hingga hari ini.
Adapun serpihan masa lalu yang belum selesai,
Semoga suatu saat, semuanya akan meluruh dengan sendirinya.
Semoga semua tanda tanya besar mereka terjawab tanpa jawaban sekalipun.
Allah, aku berazzam untuk menikah di Bulan Syawal tahun depan.
Bismillah,
Semoga CahayaMu senantiasa tak jemu menuntun Langkah Kaki juga Hati.
Menguatkan dan Memantapkan setiap keputusan yang akan diambil nanti.
Melembutkan kerasnya Hati atas segala Ketetapan Terbaik menurut VersiMu.
Aamiin.....

Senin, 28 Oktober 2019

Kenangan Terindah

Empat tahun berlalu, sejak aku mau tak mau harus meninggalkan mereka.
Menutup semua kenangan dan segala kebersamaan.
1 July 2014, semua kisah indah ini dimulai.
Jalinan ini tidak bisa digantikan oleh apapun.
Aku bersyukur berkesempatan untuk membersamai, meski hanya sebentar.
Disini, semua kisah sakit itu dimulai.
Beriringan dengan terbitnya kisah baru yang bersedia membersamai, dalam segala keterpurukan.
Aku tau, seharusnya dulu aku bahagia saat beberapa orang menawarkan genggaman itu.
Genggaman yang setidaknya mampu mengobati sedikit saja hati yang terluka.
Namun rupanya rasa sakit enggan menemuinya.
Aku berterima kasih, karena kalian adalah kenangan terindah.
Yang tak mampu terkatakan langsung olehku.
Kalian adalah Oktober terbaik, dari setiap momen Oktober yang ku punya.
Maka, izinkan aku merinduinya sekali lagi.
Selama-lamanya....

Minggu, 27 Oktober 2019

Konfirmasi Rasa

Suatu hari nanti, mungkin perlu bagiku untuk mengkonfirmasikan semua yang terjadi selama ini.
Suatu hari nanti, mungkin perlu bagiku untuk menjelaskan semuanya kepada mereka.
Ternyata keterdiaman lebih menciptakan banyak kesalahpahaman.
Aku sudah berusaha keras mengubur semua kisah tentangnya.
Namun kenyataan lagi-lagi membawa ku pada ingatan di masa lalu.
Kenangan yang sudah seharusnya busuk dan melenyap.



Lukaku memerih kini.
Mengiris sebagian hati.
Menyisakan penyesalan.
disepanjang sejarah waktu.
Namun harus ku kejar matahari.
Meninggalkan segala rasa sakit.
Agar tak terpuruk nanti.

Kamis, 03 Oktober 2019

Senja Kedua

Takdir lagi lagi mempertemukan dengan sosok seperti senja.
aku tertegun dengan segala.
Aku tau, tak pantas menyimpan semuanya seperti ini.
Namun hati tak juga mampu menangkisnya.
Allah, mungkinkah hatiku perlahan mencintainya?

Rabu, 11 September 2019

Jodoh Yang Lebih Baik

Semua tanya itu kini terjawab satu persatu.
Semua ragupun mulai menyata, waktu ke waktu.
Aku yang berusaha keras mengikhlaskannya.
Aku yang meragukan semua petunjuk mimpi hasil istikhrah.
Kini, berjuta syukur aku haturkan.
Untuk semua petunjuk terbaikMu.
Kemarin, hari ini, dan seterusnya.
CaraMu selalu membuatku takjub tak terdefinisi.
Cinta dan kasih sayangMu, selalu mampu memelukku penuh hangat.
Allah, jika dia bukan yang terbaik.
Labuhkan segala cintaku karenaMu, hanya pada dia yang Mencintaiku karenaMu.
Sandarkan selalu pengharapan dan tujuanku, hanya karenaMu.
Jatuh cintakanlah aku, pada seseorang yang memang terbaik menurut pilihanMu.
Amiin.

Cahaya Mata
Citeureup, 12 September 2019

Rabu, 28 Agustus 2019

Mungkin

Mungkin pada akhirnya, aku sendiri yang mempertanyakan akan semua keyakinanku.
Keyakinan yang pada akhirnya tidak aku yakini sendiri.
Keyakinan yang pada akhirnya membuatku banyak mematung diri.


Seseorang yang baik hanya untuk yang baik.
Lantas bagaimana jika semua kebaikan itu pada akhirnya tidak aku yakini?

Semua tentang Senja memang sudah berakhir, lama.
Aku telah memutuskan untuk melukis pelangi dilangit hatiNya.

Namun bagaimanakah jika hatiku sendiri sering rapuh dan jatuh?

Cahaya Mata,
Citeureup, 28 Agustus 2019

Minggu, 25 Agustus 2019

Tumbuh Dalam Hati

Aku ingin mencintaimu dengan cara dan jalan yang benar.
Aku ingin mengenalmu dengan cara yang sesuai syariah Islam.
Hingga akhirnya keyakinan itu tumbuh dalam hati.
Suci, tulus, dan abadi.
Karena Allah.

Cahaya Mata,
26 Agustus 2019